Imam Muazzam Siswa Peternakan SMKN 1 Gandapura Lulus Kuliah Tanpa Tes di USK

 


Bireuen - Imam Muazzam salah satu murid kelas XII SMKN 1 Gandapura yang berhasil mencatatkan namanya dalam daftar peserta lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026.

Imam Muazzam atau yang akrab dipanggil Imam lulus di program studi Peternakan Universitas Syiah Kuala (USK).

Anak pertama dari pasangan Muzakir dan Tisalana ini mengaku sangat senang sekali dapat diterima di universitas impiannya itu. Rasa syukur dan rasa bangga mengenang hati serta rasa tidak percaya atas pencapaiannya tersebut.

“Perasaannya bisa lulus SNBP 2026 ini pastinya senang sekali dan sangat bersyukur, karena kesempatan SNBP ini hanya dapat diikuti sekali saja dan Saya juga tidak menyangka bahwa saya dinyatakan lulus di universitas impian saya itu”, ungkap Imam, Jum'at (10/4/2026).

Melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi merupakan kesempatan yang tidak semua siswa bisa mendapatkannya. Terlebih bagi siswa yang orang tuanya berasal dari golongan kurang mampu. Belum lagi saat ini biaya kuliah semakin mahal.

Namun bukan berarti kesempatan kuliah bagi mereka yang kurang mampu sama sekali tertutup. Ada banyak cara agar mereka bisa berkuliah di perguruan tinggi favorit. Salah satunya dengan menjadi siswa berprestasi dan masuk ke universitas favorit dengan jalur prestasi.

Imam, kelahiran Alue Kuta, Jangka, Bireuen, 17 tahun lalu, aktif di unit produksi agribisnis ternak Ruminansia sejak dari kelas X tersebut mengungkapkan memilih Program Studi Peternakan karena sangat tertarik dengan peternakan.

Imam yang hobi memelihara ternak ini menceritakan, jarak antara rumah ke sekolah kurang lebih 20 km, setiap hari harus berangkat ke sekolah pukul 06.30 Wib agar tidak terlambat ke sekolah, dan itu pun sering ditegur karena terlambat dan itu harus saya lakukan setiap hari.

“Selepas pulang sekolah saya membantu membuat dan memberi pakan, hingga membersihkan kandang dan perawatan sapi dan kambing di unit produksi Agribisnis Ternak Ruminansia sekolah untuk menambah pengalaman. Kendati demikian tidak mengendurkan semangat saya untuk sekolah, demi menggapai cita-cita, saya bertekad harus menyelesaikan sekolah dan harus bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri yang saya impikan,” ungkapnya.

Imam berharap dengan lulus SNBP ini dapat menjadi langkah awalnya dalam meraih cita-cita dan dapat mengangkat derajat kedua orangtuannya. Selain itu, ia juga berharap dapat menularkan semangat untuk adik kelas yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Dengan lulus SNBP ini, semoga saya bisa membuka peluang yang lebih besar bagi adik-adik kelas yang ingin kuliah. Inilah hebat SMK, bisa BMW (bekerja, mandiri, wirausaha) plus kuliah," pungkasnya memotivasi.

Perjuangan dan dedikasi Imam Muazzam menjadi bukti nyata bahwa kerja keras diiringi tekad yang kuat dan do’a restu orang tua dapat membawa seseorang menuju kesuksesan. [] 

Lebih baru Lebih lama