747 Wisudawan Didorong Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah


Meulaboh – Universitas Teuku Umar (UTU) meluluskan 747 wisudawan dalam prosesi Wisuda ke-22 yang berlangsung di Auditorium Teuku Umar, Sabtu (19/9/2026). Para lulusan tersebut disiapkan untuk langsung terjun menjawab tantangan pembangunan, menciptakan peluang kerja, dan berkontribusi pada sektor unggulan daerah.

Pada wisuda periode ini, UTU meluluskan 703 sarjana dari enam fakultas, 15 magister, serta 29 lulusan program profesi. Momen ini mencatatkan sejarah baru bagi kampus melalui wisuda perdana dua program studi, yakni Program Profesi Insinyur dan Program Magister Ekonomi Pembangunan. Suasana di auditorium riuh haru saat para lulusan menerima ijazah dari Rektor.

Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., menyatakan bahwa penambahan alumni baru ini menjadi bagian penting dari upaya penyediaan sumber daya manusia berdaya saing tinggi. Kehadiran lulusan bergelar magister ekonomi hingga insinyur profesional diproyeksikan langsung mengisi kebutuhan tenaga ahli di lapangan.

"Hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal menghadirkan solusi, inovasi, dan dampak positif langsung di tengah masyarakat," ujar Prof. Nyak Amir di hadapan para wisudawan dan orang tua pendamping.

Prof. Nyak Amir menekankan tiga pesan utama bagi para alumni: menjaga integritas, memelihara semangat belajar sepanjang hayat, serta berfokus menciptakan kebermaknaan dan lapangan kerja baru ketimbang sekadar mencari posisi karier.

Dampak pendidikan di UTU terbukti lewat jejak alumni yang menembus kancah global hingga daerah terpencil. M. Akbar Achyar, S.AN., alumni Ilmu Administrasi Negara, kini menempuh studi Master of Business Administration di The University of Sydney, Australia melalui beasiswa LPDP dan Australia Awards. Sementara itu, Nur Hazizah, SKM., alumni Kesehatan Masyarakat, langsung ditugaskan melayani fasilitas kesehatan di Papua melalui Program Nusantara Sehat Kementerian Kesehatan RI.

Kiprah akademis dan pengabdian masyarakat UTU juga diimbangi dengan pertumbuhan kepercayaan publik. Saat ini UTU menampung sekitar 11.800 mahasiswa, termasuk 2.297 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Pada tahun 2026 penerima Beasiswa BPDP di UTU melonjak tiga kali lipat dari tahun sebelumnya menjadi 90 mahasiswa untuk Program Studi Agroteknologi serta Teknologi Hasil Pertanian.

Di ranah tata kelola lingkungan dan kepedulian sosial, UTU baru saja menyabet tiga penghargaan UI GreenMetric 2026 pada 15 September lalu di Universitas Gadjah Mada, yaitu Terbaik 1 PTN Satker Berkomitmen Lingkungan Berkelanjutan, Peringkat 20 Nasional, dan Four Trees Rating. Kampus ini juga ditunjuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membangun Ruang Kelas Darurat bagi sekolah terdampak bencana di Aceh Tengah.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan bagi lulusan berpredikat pujian (cumlaude), disusul penyerahan data alumni secara simbolis kepada Ketua Ikatan Alumni (IKA) UTU, Arhammar Ridha, S.Sos., M.Sos., sebagai tanda dimulainya kiprah baru para lulusan di masyarakat.[]

Lebih baru Lebih lama