BANDA ACEH – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Banda Aceh, Dr. H. Salman, S.Pd., M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Haflah Takhrij dan Tasyakur Pelepasan Murid Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 di MIN 11 Banda Aceh pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini dihadiri oleh komite, pengawas, dewan guru, orang tua, serta para siswa. Pada tahun ini, acara pelepasan mengusung tema yang penuh makna, yaitu "Lanjutkan Perjuangan, Raihlah Impian dengan Doa Orang Tua dan Guru".
Acara diawali dengan zikir dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang dibacakan dengan syahdu oleh ananda Omar Ozil Khatami.
Dalam sambutannya, Kakankemenag mengajak para siswa untuk terus belajar, menjaga akhlak, dan meraih cita-cita dengan iringan doa serta dukungan dari orang tua dan guru.
Beliau juga memotivasi para siswa agar berani bermimpi untuk masa depan. "Jadilah mekanik kehidupan, hari ini kalian sedang menyamar menjadi siswa, namun 15 tahun yang akan datang kalian akan memiliki profesi yang sangat dibanggakan," ujarnya. Mengingat lokasi madrasah yang berada di lingkungan kampus-kampus hebat, ia berharap MIN 11 terus mencetak anak-anak yang hebat pula.
Dr. Salman juga mengingatkan tentang peran krusial orang tua dalam menjaga ibadah anak, terutama di tengah kelelahan mendidik sejak kelas 1. "Ketika Maghrib tiba, pastikan anak-anak melaksanakan shalat, alangkah baiknya di masjid. Jangan sampai anak-anak mencari lingkungan yang salah," tegasnya. Beliau turut mengapresiasi dewan guru MIN 11 yang telah mendidik dengan penuh kesabaran melalui konsep madrasah ramah anak tanpa kekerasan, serta mendorong kerja sama dengan Fakultas Tarbiyah agar madrasah ini dapat berkembang menjadi Lab School.
Sementara itu, Kepala MIN 11 Banda Aceh, Bakhtiar, S.Ag., M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan momen pengembalian siswa kepada orang tua setelah enam tahun dibina di madrasah. Ia menegaskan bahwa pelepasan ini adalah langkah awal menuju jenjang yang lebih tinggi, baik itu ke MTsN maupun pesantren.
Ketua Komite Madrasah, Dr. H. Daska Azis, turut menyoroti pentingnya peran alumni. Ia berharap ke depannya terbentuk ikatan pengurus alumni yang kuat untuk saling berbagi pengalaman dan mendukung perkembangan infrastruktur maupun keilmuan di madrasah. "Pihak komite juga memohon maaf bila ada kelemahan selama ini.
Semoga MIN 11 ini dapat terus berkembang, dan anak-anak lulusan di sini semakin cerdas di tingkat selanjutnya. Harapannya semoga madrasah ini menjadi pilot project bagi madrasah lain," tuturnya. Ia juga mengajak para wali murid untuk terus memberikan dukungan agar proses pembelajaran semakin baik.
