Dua Murid SMKN 1 Gandapura Lolos Kemah Sekolah Sehat Nasional 2026


Bireuen - Kabar menggembirakan datang dari SMKN 1 Gandapura, Bireuen. Dua siswanya, yakni Al-Hafizh dan Nabilatul Ulfa  lulus sebagai peserta program Kemah Sekolah Sehat untuk anak Indonesia Hebat 2026, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membina pelajar yang aktif dalam kegiatan kesehatan sekolah, khususnya anggota PMR, yang diselengarakan Kemendikdasmen.

Al-Hafizh dan Nabilatul aktif dalam organisasi PMR SMKN 1 Gandapura  serta memiliki kondisi fisik dan mental yang baik.

Program ini tidak sekadar kegiatan berkemah biasa. Al-Hafizh dan Nabilatul Ulfa akan memperoleh pengalaman belajar yang menyeluruh, mulai dari penerapan pola hidup sehat hingga penguatan karakter dan kemampuan kepemimpinan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pertemuan siswa dari berbagai daerah, sehingga membuka ruang kolaborasi dan pertukaran pengalaman.

Selama mengikuti program, Al-Hafizh dan Nabilatul Ulfa akan mendapatkan berbagai materi penting. Di antaranya adalah edukasi tentang kebiasaan hidup bersih dan sehat, literasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, serta pemahaman mengenai kesehatan mental.

Tak ketinggalan, keduanya juga dibekali pengetahuan dasar terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Seluruh rangkaian program ini diikuti secara gratis. Sebanyak 241 peserta terpilih akan mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari biaya transportasi, akomodasi, hingga konsumsi yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

Pelaksanaan program dibagi menjadi dua tahap utama. Tahap pertama adalah pelatihan daring yang berlangsung pada 18-19 Mei 2026.

Pada fase ini, Al-Hafizh dan Nabilatul Ulfa akan mempelajari berbagai materi seperti personal branding, literasi digital, dan keterampilan berbicara di depan umum.

Tahap kedua adalah kegiatan luring dalam bentuk kemah yang dijadwalkan berlangsung antara Agustus hingga November 2026.

Pada fase ini, Al-Hafizh dan Nabilatul Ulfa akan mengikuti praktik langsung, termasuk kunjungan industri dan kegiatan lapangan lainnya.

Sekadar untuk diketahui, sebagai bagian dari seleksi, keduanya telah membuat esai motivasi dan video kampanye kesehatan berdurasi maksimal tiga menit.

Video tersebut diunggah ke Instagram dengan tagar resmi yang telah ditentukan panitia sebelum tanggal 

12 April 2026 yang lalu.  

Setelah melalui proses:  pengisian formulir secara online, pengunggahan dokumen persyaratan, hingga pengiriman berkas pendaftaran melalui sistem yang telah disediakan, keduanya dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti pelatihan daring bersama 241 peserta dari seluruh Indonesia.

Selama mengikuti program, Al-Hafizh dan Nabilatul Ulfa juga akan menjalankan berbagai tugas, seperti menyelesaikan tugas individu, merancang program kesehatan di sekolah, hingga melaksanakan proyek aksi nyata.

Selain itu, mereka juga akan mengikuti proses sertifikasi UKS sebagai bagian dari penguatan kompetensi.

Kemah Sekolah Sehat 2026 menjadi peluang berharga bagi Al-Hafizh dan Nabilatul Ulfa untuk mengembangkan diri secara menyeluruh.

Tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan, program ini juga membekali keduanya  dengan keterampilan kepemimpinan dan kesiapan menghadapi dunia kerja.[]

Lebih baru Lebih lama