BANDA ACEH - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Banda Aceh secara resmi meluncurkan aplikasi ADJAR SMART (Generator Perangkat Pembelajaran Guru) untuk memperkuat komitmen digitalisasi tata kelola pembelajaran,Rabu (4/11/2026).
Peluncuran aplikasi ini mengusung moto "Plan Smarter, Teach Better." Inovasi ini dihadirkan untuk mengefisiensikan penyusunan administrasi guru agar proses persiapan mengajar berjalan lebih praktis, rapi, dan terstruktur.
Kepala MIN 11 Banda Aceh, Nasri SPdI MPd kepada media ini mengatakan, aplikasi itu dikembangkan secara mandiri oleh salah seorang guru madrasah ini yaitu, Adek Elfera Chandrawati MPd dengan dukungan penuh dari kepala madrasah.
Katanya, kehadiran platform ini dirancang khusus guna menjawab kebutuhan tenaga pendidik dalam menyusun modul serta perangkat ajar yang adaptif terhadap perkembangan kurikulum.
Nasri menegaskan, bahwa lahirnya inovasi ini membuktikan guru Madrasah Ibtidaiyah mampu menjadi inisiator teknologi yang berdaya guna.
"Perkembangan teknologi menuntut madrasah untuk terus beradaptasi. Namun, kita harus tetap memegang prinsip bahwa secanggih apa pun teknologi, kedudukannya adalah alat bantu," kata Nasri.
Dikatakannya, peran keteladanan, dedikasi, dan sentuhan langsung guru tetap menjadi pilar utama yang tak tergantikan dalam mendidik peserta didik.
Hal yang sama disampaikan oleh Pengawas Madrasah, Dra Irawati. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi dan menyambut positif terobosan digital tersebut dan berharap aplikasi ini membawa dampak jangka panjang bagi tata kelola administrasi madrasah.
"Karya luar biasa ini patut diapresiasi, semoga ini menjadi awal yang sangat baik dalam pembenahan dan penyesuaian administrasi di MIN 11 Banda Aceh, khususnya pada penyusunan perangkat pembelajaran guru," ujar Irawati.
Ia menuturkan, efektivitas aplikasi ini juga dirasakan langsung dalam forum pelatihan pendidik.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) MIN 11 Banda Aceh, Indra Mardiani MPd mengungkapkan, bahwa para guru menyambut inovasi ini dengan antusiasme tinggi dari awal hingga akhir kegiatan sosialisasi.
"Ini merupakan capaian yang sangat bagus. Inovasi yang diinisiasi oleh Adek Elfera Chandrawati ini terbukti sangat menarik dan relevan untuk segera diimplementasikan oleh rekan-rekan guru dalam merancang modul belajar sehari-hari," ucap Indra.
Disampaikannya, dari sisi wali murid, masyarakat dan madrasah, dukungan kuat mengalir dari jajaran komite madrasah.
Perwakilan Pengurus Komite Madrasah, Zakaria SPd MAP menekankan, pentingnya efisiensi beban kerja administratif terhadap kualitas interaksi dengan murid.
"Komite madrasah menyambut baik kehadiran ADJAR SMART. Ketika beban administratif guru sudah dimudahkan oleh sistem, bapak dan ibu guru memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk fokus mendampingi serta membentuk karakter anak didik di kelas," tandas Zakaria.
Ia mengimbau, peluncuran ADJAR SMART tidak berhenti pada seremoni peluncuran semata.
Ditambahkannya, manajemen MIN 11 Banda Aceh bersama seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan fitur aplikasi ini secara berkelanjutan
"Tujuannya adalah demi menghadirkan mutu pembelajaran madrasah yang unggul, religius, dan adaptif terhadap tantangan zaman," imbuh Zakaria.(*)
