K3S Tingkat SD Wilayah Tapak Tuan Sama Dua Gelar Temu Ramah dengan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan


Tapaktuan - K3S Tingkat SD wilayah Tapaktuan-Samadua melakukan Silaturrahim & Temu Ramah Bersama Kadis Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Aceh Selatan. Pertemuan ini mengusung tema" Merajut Silaturrahmi menguatkan sinergi, Memajukan Pendidikan yang Bermutu dan Berakhlak "

Ketua K3S Wilayah Tapaktuan-Samadua Yulianto, S.Pd mengatakan bahwa pertemuan ini langkah awal yang baik untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Selatan, in syaa Allah kami para kepala sekolah di wilayah Tapaktuan-Samadua siap bersinergi demi mewujudkan cita2 tersebut.

 "Melalui pertemuan ini kita harapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di wilayah k3s tingkat Sd Tapaktuan- sama dua"ucap Yulianto.

Sementara itu Pengawas Binaan  Farniati, S.Pd mengatakan bahwa

"Program K3S Tapaktuan - Samadua yang selalu rutin dilakukan pertemuan disetiap bulannya, untuk membahas program kerja sesuai dengan tuntutan pendidikan saat ini. Diantaranya pelaksanaan Ekstrakurikuler, Bakat Minat Murid, Pembiasaan positif guru dan murid. Pengharapan kami, saling berbagi informasi dan berkomunikasi serta profesional dalam menjalankan amanah sebagai kepala sekolah" ungkapnya.

Lebih lanjut Kabid Pembinaan SD T.Rismarjon, S.Pd mengatakan bahwa 

"Forum K3S harus selalu menjaga kekompakan sesama Kepala-kepala sekolah dalam wilayah Tapaktuan-Samadua, terus berkolaborasi dalam peningkatan proses belajar mengajar sesuai dengan tuntutan pemerintah yakni pembelajaran mendalam dan bisa berbagi ide2 baru dalam peningkatan mutu pendidikan"Ucapnya

Kadis pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan M.Najur, S.Pd, M.Pd 

Mengatakan bahwa Tak Kenal maka tak sayang, begitulah ungkapan petuah lama dalam merajut silaturahmi, agar kepala2 sekolah bisa berkolaborasi dengan dinas pendidikan.

"Semoga melalui pertemuan ini dapat meningkatkan silaturrahmi diantara kita semua dan dapat meningkatkan kedisiplinan serta dapat melaksanakan pemberlakuan absen digital di sekolah dengan baik" Ungkap Najur.

Terakhir ia mengatakan bahwa dengan Pemanfaatan Digitalisasi dalam proses pembelajaran, jadi seluruh guru harus bisa menggunakan digital itu, karena tuntutan zaman sekarang jika kita tidak mau tertinggal.

"Penggunaan papan digital oleh seluruh guru dengan maksud dapat mengikuti perkembangan zaman yang dituntut serba digital"Ucap Najur.

Ada pun Peserta yang ikut 29 sekolah, 18 dari Tapaktuan dan 11 dari Samadua. []

Lebih baru Lebih lama