Universitas Teuku Umar Pertahankan Gelar Juara Umum pada 12th UTU Awards International

 


Meulaboh - Riuh tepuk tangan dan sorak bahagia bergema menggetarkan Auditorium Teuku Umar, Kampus Alue Peunyareng, Meulaboh, Rabu malam (23/9/2026). Dengar riuh gempita tersebut memuncak saat pembawa acara membacakan keputusan dewan juri yang mengukuhkan Universitas Teuku Umar (UTU) berhasil mempertahankan gelar Juara Umum dalam ajang the 12th UTU Awards International.

Piala Juara Umum diserahkan langsung oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., bersama Rektor UTU periode 2014–2022, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, S.E., M.B.A., di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan yang memadati ruang auditorium.

Kompetisi tahunan yang masuk dalam agenda resmi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak digelar, UTU Awards menembus level internasional dengan merangkul peserta lintas negara.

Ketua Panitia UTU Awards ke-12, Ir. Agam Rizki, S.Pt., M.Si., IPM., melaporkan bahwa ajang tahun ini memecahkan rekor partisipasi terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan. Sebanyak 543 proposal masuk dari 78 perguruan tinggi yang tersebar di lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Taiwan, Kenya, dan Rwanda.

"Pada gelaran tahun ini, sebanyak 75 tim berasal dari empat negara luar Indonesia. Seiring dengan peningkatan status menjadi skala internasional, panitia juga memperluas jangkauan seleksi dengan menetapkan 15 nominator finalis untuk tiap kategori," kata Agam Rizki di hadapan dewan juri dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Rektor UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, dosen pembimbing, dewan juri, serta panitia yang menyukseskan gelaran ini.

Menurut Prof. Nyak Amir, UTU Awards bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang kolaborasi dan silaturahmi antar-perguruan tinggi maupun antar-mahasiswa. Tahun ini kita menyaksikan sendiri bagaimana kreativitas mahasiswa serumpun Asia ditunjukkan melalui beragam produk dan ide inovatif di hadapan dewan juri. 

"Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada para peserta, dosen pembimbing, dewan juri yang menilai secara profesional, serta seluruh panitia yang bekerja keras memberikan pelayanan terbaik," ujar Prof. Nyak Amir.

Kemenangan UTU dalam mempertahankan trofi bergengsi ini memberikan dampak nyata bagi iklim akademik internal kampus. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UTU, H. Ibrahim Laweung, S.K.M., M.N.Sc., menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi seluruh sivitas akademika yang tak berhenti mengasah kreativitas serta inovasi.

"Keberhasilan mempertahankan trofi Juara Umum ini memvalidasi kerja keras dan pembinaan berkesinambungan di tingkat kemahasiswaan. Pimpinan kampus secara konsisten mendampingi mahasiswa, sekaligus memotivasi para dosen pembimbing untuk memfasilitasi mahasiswa dalam meraih prestasi di berbagai ajang nasional maupun internasional," tegas Ibrahim.

Kemeriahan malam anugerah tersebut ditutup dengan sesi foto bersama para pemenang dari berbagai kampus dalam dan luar negeri, menandai tuntasnya rangkaian kompetisi inovasi mahasiswa terbesar di Indonesia tahun ini.[]

Lebih baru Lebih lama