Aceh Besar - Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Gampong Binaan di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu, 13 September 2026.
Kegiatan yang mengusung tema penguatan pemberdayaan ibu melalui aplikasi SIBUNDA ini bertujuan meningkatkan kapasitas ibu balita dan kader Posyandu. Pendekatan dilakukan melalui edukasi kesehatan, pendampingan praktik pemberian makan, serta pemanfaatan inovasi digital untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Program tersebut dipimpin oleh Nenty Septiana bersama tim dosen dan tujuh mahasiswa Fakultas Keperawatan. Kegiatan ini melibatkan 30 ibu balita dan 10 kader Posyandu. Edukasi yang diberikan mencakup pencegahan stunting, keamanan pangan keluarga, pemberian makan yang responsif, pijat oromotor, serta simulasi membaca label makanan dan memilih camilan sehat.
Melalui metode interaktif dan praktik langsung, para ibu dilatih menyajikan makanan sesuai usia anak dengan memerhatikan tekstur, porsi, variasi, dan gizi seimbang guna meningkatkan rasa percaya diri dalam mengasuh anak.
Ketua Tim Pengabdi, Nenty Septiana, menyampaikan bahwa keberhasilan pencegahan stunting membutuhkan peran aktif keluarga, terutama ibu, dalam menerapkan praktik pemberian makan yang optimal.
"Ibu tidak hanya membutuhkan informasi mengenai gizi, tetapi juga perlu memiliki keyakinan dan keterampilan untuk menerapkan pemberian makan yang sesuai kebutuhan anak. Melalui penguatan kapasitas ibu dan dukungan teknologi SIBUNDA Versi 2, kami berharap praktik pemberian makan sehat dapat dilakukan secara konsisten di tingkat keluarga," ujarnya.
Sebagai penguatan keberlanjutan program, Fakultas Keperawatan mengimplementasikan SIBUNDA Versi 2, yaitu pengembangan aplikasi berbasis Android yang dilengkapi berbagai fitur pendukung.
Fitur tersebut meliputi pemantauan grafik pertumbuhan balita, edukasi kesehatan melalui video, menu Isi Piringku untuk menilai kecukupan gizi, pencatatan konsumsi makanan harian, panduan takaran sajian sesuai usia, rekomendasi menu sehat, alarm pengingat waktu makan, serta ruang diskusi antara ibu dan tenaga kesehatan.
"Aplikasi ini diharapkan menjadi media pendamping bagi ibu dan kader dalam meningkatkan keterampilan pemberian makan. Rangkaian pengabdian juga ditutup dengan kunjungan rumah bersama kader Posyandu untuk menilai efektivitas praktik pemberian makan secara langsung," bebernya.
Melalui kegiatan ini, fakultas berkomitmen menghadirkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan melalui kolaborasi akademisi, pemerintah gampong, dan keluarga guna mendukung percepatan penurunan stunting di Aceh.[]
