Tiga Murid SDN Pala Laba Ikuti OSN-P 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional


TAPAKTUAN - Tiga orang murid SD Negeri Paya Laba akan mengikuti Olimpiade Sain Nasional- Provinsi (OSN-P) di tiga bidang studi yaitu, Matematika (MTK), Ilmu Pengetahun Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahun Sosial (IPS).

OSN-P yang diikuti perwakilan murid SD dari Kabupaten Aceh Selatan yang lolos OSN-K dilaksanakan secara daring akan berlangsung di SD Negeri Unggul Tapaktuan, (20/7/2026) 

Kepala SD Negeri Paya Laba, Bustami SPd kepada media ini mengatakan, sekolah yang dipimpinnya berhasil meloloskan tiga orang muridnya pada ajang OSN-P di tiga bidang studi.

Katanya, tiga orang murid itu sudah memenuhi krireria penilaian di tingkat kabupaten hingga mengikuti seleksi di tingkat provinsi.

Bustami menyebutkan, tiga orang murid SD Negeri Paya Laba itu masing-masing atas nama Davi Fakrija kelas IV (MTK), Hilma Napasya kelas IV (IPA), dan Cut Zalva Nakia kelas  V (IPS).

Bustami mejelaskan, tujuan utama OSN jenjang SD adalah untuk menjaring juga mengembangkan potensi peserta didik di bidang sains matematika sejak dini.

"Kompetisi ini juga bertujuan memotivasi siswa agar terus berprestasi dan membangun karakter positif," ujar Bustami.

Ia menuturkan, mereka yang mengikuti OSN-P di tiga bidang studi ini sudah siap menjawab soal-soal yang diberikan dan akan memperoleh maksimal serta memuaskan, sehingga mereka bisa lolos mewakili Provinsi Aceh ke tingkat nasional.

Lebih lanjut Bustami menyampaikan, lolosnya tiga orang murid SD Negeri Paya Laba pada OSNP di masing-masing bidang studi membuktikan kompetensi sekolah ini mampu bersaing dengan sekolah lainya jenjang SD di Kabupaten Aceh Selatan.

Bukan itu saja ungkapnya,  keberhasilan tiga orang murid ini membuat semua warga sekolah merasa bahagia dan bangga.

"Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi para murid lainnya untuk berprestasi dengan meingkatkan kompetensibya baik di bidang akademik maupun  nonakademik," tandasnya.

Kepala sekolah mengucapkan, selamat kepada tiga orang murid tersebut mengikuti ke OSN-P, semua tentu tidak terlepas dari kegigihan guru pembimbingnya.

Bustami mengharapkan, teruslah semangat mengikuti kompetisi degan menjawab soal-soal yang diberikan secara benar, sehingga mendapatkan nilai yang maksimal untuk lolos ke tingkat nasional.[]

Lebih baru Lebih lama