272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP Tahun 2026, Meningkat dari Tahun 2025


 

TAPAKTUAN – Sebanyak 272 murid SMA dan SMK di Kabupaten Aceh Selatan, kembali diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Aceh maupun luar daerah setelah lulus jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) yang diumumkan serentak seluruh Indonesia pada Selasa, 31 Maret 2026.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Selatan, Annadwi SPd MM kepada media ini, Kamis (2/4) mengatakan, jalur SNBP merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di PTN, selain jalur tes atau SNBT serta jalur mandiri.

Menurut Annadwi, jumlah siswa SMA dan SMK Aceh Selatan yang lulus di PTN jalur non tes pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Tahun ini diterima sebanyak 272 orang, sedangkan tahun 2025 sejumlah 264 orang. Jadi, mengalami kenaikan sebanyak 8 orang, walau tidak naik signifikan tapi jumlahnya bertambah,” sebut Annadwi.

Capaian prestasi murid ini katanya, berkat kerja keras pihak sekolah, guru, tendik serta masyarakat dalam mendorong kemajuan dan peningkatan mutu serta kualitas pendidikan di Wilayah Aceh Selatan.

Annadwi menyampaikan, bagi murid yang belum berhasil lulus seleksi di jalur tersebut, bisa masuk melalui jalur tes atau SNBT dan Mandiri serta PTKIN.

“Jangan patah semangat, teruslah mengikuti tes pada jalur lainnya, bahkan kalaupun tidak lulus di PTN, masih ada peluang kuliah di PTS dengan berbagai fasilitas yang mumpuni,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan Cabdisdik Wilayah Aceh Selatan, Rasmadi SPd MSi menuturkan, kami sangat bersyukur dari tahun ke tahun kelulusan siswa ke perguruan tinggi melalui jalur SNBT terus menunjukan tren meningkat.

Katanya, ini merupakan salah satu indikator yang menunjukkan bahwa masyarakat menyadari akan pentingnya pendidikan guna menyiasati tantangan hidup yang semakin kompleks di masa yang akan datang.

“Meningkatnya jumlah kelulusan murid melalui SNBT tahun ini tidak terlepas dari kerja keras dari semua pihak terutama kepala sekolah, guru dan tendik, pengawas, orang tua siswa dan Cabdisdik Wilayah Aceh Selatan.,” pungkas Rasmadi.(*)

Lebih baru Lebih lama