Banda Aceh | Pengurus MPD Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Aceh Selatan menghadiri kegiatan Peusijuek Balee ICMI dan Halal Bihalal Keluarga Besar ICMI Aceh yang berlangsung di Tanah Wakaf ICMI, Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (29/03/2026).
Kegiatan yang mengusung tema "Silaturahmi dan Peran Intelektual dalam Membangun Peradaban” ini berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Sejumlah pengurus dan anggota ICMI Aceh dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang profesi turut hadir, mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri.
Ketua ICMI Aceh Dr. Taqwaddin, juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Penasehat ICMI Aceh, Prof. Yusni Sabi menyampaikan tausiah yang menekankan pentingnya peran intelektual dalam menjawab persoalan masyarakat, serta menjaga silaturahmi sebagai fondasi kekuatan umat.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkai dengan prosesi Peusijuek Balee terhadap tanah wakaf ICMI yang direncanakan akan dibangun Gedung ICMI Aceh. Gedung tersebut nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan dan administrasi organisasi, sekaligus menjadi pusat pengembangan gagasan dan kontribusi cendekiawan muslim di Aceh.
Ketua MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan, Ir. T. Irwansyah, ST, dan didampingi Sekretaris Hasbaini S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa momentum ini menjadi titik penting dalam memperkuat peran pemuda dalam organisasi.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal penguatan semangat kebersamaan dan kontribusi nyata cendekiawan muslim dalam membangun daerah. Kami mendukung penuh pembangunan Gedung ICMI Aceh sebagai pusat gerakan intelektual dan kolaborasi lintas disiplin,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MPW Pemuda ICMI Aceh, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc, menegaskan bahwa kekuatan ICMI terletak pada jejaring dan kolaborasi anggotanya.
“Halal bihalal ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam berkontribusi bagi umat dan daerah. Pembangunan gedung ini adalah langkah strategis yang harus didukung bersama sebagai pusat pergerakan intelektual yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen ICMI dalam terus berperan aktif dalam pembangunan masyarakat Aceh melalui pendekatan keilmuan dan nilai-nilai keislaman. (*)
