Tapaktuan | Di balik setiap zakat yang ditunaikan oleh masyarakat, tersimpan harapan besar bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi jembatan kepedulian yang mampu menguatkan kehidupan banyak orang.
Semangat inilah yang diangkat dalam episode terbaru Podcast Kito – Sahabat Zakat yang diselenggarakan oleh Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan dengan tema “Transparansi Zakat, Fondasi Aceh Selatan Maju.”
Podcast yang tayang pada Selasa (10/3/2026) tersebut menghadirkan narasumber Sri Kurniati, SE, Kasubbag Umum Sekretariat Baitul Mal Aceh Selatan. Diskusi dipandu oleh Hasbaini, SPd., MPd., dosen Politeknik Aceh Selatan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan.
Melalui diskusi yang hangat dan penuh makna, Sri Kurniati menjelaskan bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat dikelola melalui sistem yang terencana, transparan, dan akuntabel sehingga amanah umat dapat dijaga dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa setiap program zakat disusun melalui dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang dilengkapi dengan petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan. Selain itu, pendataan mustahik dilakukan secara by name by address agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerimanya.
Tidak hanya itu, proses verifikasi administrasi dan verifikasi lapangan juga dilakukan secara teliti agar penyaluran zakat dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Zakat adalah amanah umat. Karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Sri Kurniati.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa transparansi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.
Kemitraan antara Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan dan MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan juga menjadi bagian penting dalam upaya memperluas edukasi serta literasi zakat kepada masyarakat.
Kolaborasi ini menghadirkan ruang dialog yang terbuka melalui podcast sebagai media edukasi publik, sekaligus menjadi bentuk sinergi antara lembaga pengelola zakat dan kalangan intelektual muda dalam membangun kesadaran sosial umat.
Melalui keterlibatan pengurus Pemuda ICMI Aceh Selatan, program podcast ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda, agar memahami pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi yang dikelola secara transparan dan profesional.
Bagi sebagian orang, zakat mungkin hanya sebagian kecil dari harta yang dimiliki. Namun bagi para mustahik, bantuan tersebut bisa menjadi penopang kehidupan, membuka peluang pendidikan bagi anak-anak mereka, bahkan menjadi awal bangkitnya usaha kecil yang dapat mengubah masa depan keluarga.
Karena itu, Baitul Mal Aceh Selatan mengajak masyarakat yang telah memiliki kewajiban untuk menunaikan zakat serta memperbanyak infak sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
Semakin banyak zakat yang ditunaikan, semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu dan diberdayakan.
Di sisi lain, para mustahik yang menerima bantuan zakat juga diharapkan senantiasa mendoakan para muzakki dan munfiq yang telah berbagi rezeki.
Doa dari mereka yang menerima bantuan adalah doa yang tulus dan penuh harapan. Semoga para muzakki yang menunaikan zakat dan para munfiq yang berinfak senantiasa diberikan kesehatan yang prima, dilapangkan rezekinya, dimudahkan segala urusannya, serta dilimpahkan keberkahan oleh Allah SWT.
Melalui program Podcast Kito – Sahabat Zakat, Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya menghadirkan ruang edukasi bagi masyarakat agar semakin memahami pentingnya zakat serta bagaimana zakat dikelola secara amanah dan profesional.
Diharapkan, semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga zakat dapat menjadi kekuatan sosial yang mampu membantu sesama serta mendorong terwujudnya kesejahteraan umat di Aceh Selatan.
Karena sesungguhnya, zakat bukan hanya tentang memberi sebagian harta, tetapi tentang menghadirkan harapan, menguatkan kehidupan, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi sesama.
Transparansi dalam pengelolaan zakat adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan masyarakat kepada lembaga zakat. (*)
