Kemendikdasmen Tunjuk SMAN 3 Banda Aceh Sekolah Model Implementasi KKA dan PM




BANDA ACEH - SMA Negeri 3 Banda Aceh menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan. Sekolah  tersebut resmi terpilih oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai Sekolah Model Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk jenjang SMA dan Pembelajaran Mendalam (PM) di Provinsi Aceh.

Penetapan ini menjadi bukti kepercayaan pemerintah pusat terhadap kapasitas dan kualitas pendidikan yang terus dikembangkan oleh SMA Negeri 3 Banda Aceh dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada penguatan kompetensi masa depan peserta didik.

Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muhibbul Khiri MPd kepada media ini, Minggu (8/3/2026) mengatakan, penunjukan tersebut tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen.

Muhibbul menyebutkan, surat itu bernomor 0521/B/C5/DM.00.02/2026 tanggal 2 Maret 2026 tentang Rapat Koordinasi Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Koding & Kecerdasan Artifisial.

Katanya, program tersebut merupakan bagian dari strategi nasional pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan melalui penguatan pemanfaatan teknologi, inovasi pembelajaran, serta pengembangan kemampuan digital siswa sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Ia menuturkan, rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah yang dipimpinnya.

Menurutnya, penetapan SMA Negeri 3 Banda Aceh sebagai sekolah model merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SMA Negeri 3 Banda Aceh. Namun di sisi lain, ini juga merupakan amanah yang harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya agar sekolah dapat menjadi contoh dalam pengembangan pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi,” tandas Muhibbul.(*)
Lebih baru Lebih lama